Dalam bahasa Batak, “sipata marsali” secara harfiah berarti kadang-kadang meminjam. Frasa ini kurang lebih merujuk pada sosok yang pergi merantau demi mencari kehidupan yang lebih baik.
Karena tema keluarga dan perantauannya sangat emosional, lagu ini cukup populer di kalangan pendengar lagu Batak dan sering dipakai di acara keluarga maupun konten media sosial.
Contents
Makna Lagu Batak “Sipata Marsali” – Gerhana Trio
Lagu “Sipata Marsali” menggambarkan kisah sedih sebuah keluarga yang harus terpisah karena tuntutan ekonomi. Sosok ayah memilih merantau demi membiayai pendidikan dan masa depan anaknya, meski harus menahan rindu dan jauh dari keluarga tercinta. Lagu ini menunjukkan besarnya pengorbanan orang tua demi kehidupan yang lebih baik.
Di sisi lain, lagu ini juga memperlihatkan kesedihan anak dan keluarga yang ditinggalkan. Mereka merasa kesepian dan berharap sang ayah bisa kembali pulang karena kehadirannya dianggap lebih berharga daripada materi. Nuansa haru dalam lagu ini membuat “Sipata Marsali” begitu dekat dengan kehidupan banyak keluarga perantau.
Lirik dan Terjemahan Lagu Batak “Sipata Marsali” – Gerhana Trio
Nunga hutaon mangadis gogo anakku
(Aku sudah melihat perjuanganmu, anakku)
Sipata marsali au amang
(Aku seorang perantau, Ayah)
Marsiak bagi au patukkon sikolami
(Aku bekerja keras demi membiayai sekolahmu)
Anggiat sahat ho tu pinarsita mi
(Agar kau bisa meraih cita-citamu)
Tukkis doi sude naung adong i naujui
(Itulah tujuan dari semua yang kulakukan)
Unang tarlalap ho di nadao o tondikku
(Jangan terlalu larut dalam kesedihan di kejauhan sana, jiwaku)
Ingot mandulo au amang
(Ingatlah aku, Ayah)
Sahat do baritam tusipareonki
(Kabarku telah sampai kepada kampung halamanku)
Naung dapot ngolu ho amang di nadao
(Bahwa kau sudah mendapat kehidupan di perantauan, Ayah)
Alai dang i amang rikkot di au
(Tetapi itu tidak cukup bagiku, Ayah)
Haroromi do mangobati lungunkon
(Kehadiranmulah yang mengobati kesedihanku)
Nungnga lam posa amang parsahitonki tondikku
(Sudah terlalu lama hatiku menanggung penderitaan, Ayah)
Natinaruhon mangan nama au di podomanki
(Aku hanya bisa makan dan tidur dalam kesendirian)
Nunga lam sudut amang
(Sudah terlalu hancur, Ayah)
Mataniariki mate so mate nama inang mon di lage naburuk on
(Aku takut ibu meninggal dalam keadaan menyedihkan seperti ini)
Atik dia ngoluki tung romaho amang
(Apa arti hidupku jika begini terus, Ayah)
Unang apala hobar jabuon manutup matakon
(Jangan sampai kabar duka yang pulang menutup mataku untuk selamanya)
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan
